Kakak, keluarlah dari kamarku! Kenapa kontolmu keluar?

Aku jadi terenyuh dibuatnya, kubelai rambutnya dan kuusap matanya yang berair lalu kubisiki, “Inge jangan sedih, kan tiap hari kita masih bertemu. “Siapa tahu suatu saat Inge dapat kabar gembira dari Bapak. Bokepindo Memang Inge tetap tak mau panggil aku dengan sebutan lain, ia pilih dengan “Pak” karena takut salah ngomong kalau di kantor nanti.

Kakak, keluarlah dari kamarku! Kenapa kontolmu keluar?