>
Berdua Saja dengan Adik Tiri Jepang yang Menggoda
“Pasti!” kataku.Aku tidak melewatkan kesempatan itu, segera kuraih tangannya dan aku segera menindihnya. Bokepindo aku pergi,” katanya sewot. biar enak nanti mijitnya!”
“Wahhh… itu nanti aja deh, nanti malah berdiri lagi,” kataku setengah bercanda. Aku mengelus rambutnya yang basah, kukecup keningnya, “Cup! “Biar aja, akan kubuktikan kalo aku mampu bangkit lagi dan meng-’KO’ kamu,” kataku dengan semangat.
