>
Nih cewek ABG Asia, manis kaya permen, siap dicocolin.
Kembali jantungku berdebar mendengar nomorku dipanggil, pelan aku melangkah ke arahnya ke arah ruangan kaca yang tertutup tirai dan nampaknya tidak ada celah untuk mengintip itu.“Silakan masuk” kata pria tersebut sambil memperhatikan buah dadaku yang tertutup dengan blazer batik pemberian suamiku ketika pulang dari Yogyakarta beberapa bulan sebelum kematiannya.“Terima kasih” kataku sambil masuk ruangan dan langsung
